Senin, 18 Oktober 2010

Humas Kabupaten Trenggalek

Humas Kabupaten Trenggalek


Meriahkan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Dengan Pagelaran Wayang Kulit

Posted: 17 Oct 2010 08:29 PM PDT

Sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-65 Tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan Pergelaran Wayang Kulit pada Sabtu malam, 16 Oktober 2010. Pergelaran Wayang kulit kali ini mengambil judul "Sesaji Raja Suya" dengan Dhalang Ki Genit Santoso dari Dongko. Pada awal acara ditampilkan kesenian karawitan oleh siswa-siswi dari sanggar "Raos Manunggal" yayasan Hasan Munahir. 

Yayasan Hasan Munahir yang berada di Desa Jati Kecamatan Karangan tersebut telah menyelenggarakan pendidikan formal tingkat SMP dan SMA, dengan kesenian karawitan dan pedhalangan sebagai kegiatan ekstrakurikulernya. Demikian disampaikan H. Sudono, S.Pd selaku ketua Yayasan Hasan Munahir. 

Dalam sambutan Bupati Trenggalek yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Ir. Cipto Wiyono, M.Si menyatakan bahwa kegiatan semacam ini berlangsung secara serempak di 20 Kabupaten/Kota se-Jawa TImur sebagaimana program Gubernur Jawa Timur. Selain untuk memeriahkan hari Jadi Provinsi Jawa Timur, kegiatan ini merupakan manifestasi dari kewajiiban dan tanggung jawab kita sebagai aparatur pemerintah dalam upaya memberikan dorongan semangat, memberikan motivasi, fasilitasi dan implementasi pembangunan bidang kesenian khususnya dan kebudayaan pada umumnya, lanjutnya.

Dengan demikian, para seniman di Kabupaten Trenggalek tidak usah merasa belum mendapat perhatian yang cukup. lebih baik kita berupaya meningkatkan kemapuan sehingga mampu berdaya saing di tingkat lokal, regional maupun global. 

Pada akhir sambutannya, Ir. Cipto Wiyono, M.Si berpesan agar jangan menikmati pergelaran wayang kulit ini dalam bentuk visualisasinya saja, tetapi nilai filosofi yang terkandung dalam pergelaran tersebut yaitu hancurnya angkara murka atau kebathilan oleh akhlaq mulia atau sesuatu yang benar, patut kita cermati.

Penyerahan tokoh wayang Pandhu oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek kepada Dhalang Ki Genit santoso, menandai dimulainya pergelaran wayang kulit. Pergelaran wayang kulit kali ini dimeriahkan pula oleh pelantun lagu campur sari, Sonny Jos yang juga Ketua Asosiasi Canpur Sari Indonesia.

Bupati Trenggalek Buka Diklat Pimp. IV

Posted: 14 Oct 2010 11:54 PM PDT

Untuk menciptakan sumber daya manusia aparatur yang memiliki kompetensi jabatan dalam penyelenggaraan Negara dan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek bekerjasama dengan Badan Diklat Propinsi Jawa Timur menyelenggarakan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV angkatan 314 bertempat di Kantor Pendidikan dan Pelatihan Aparatur dan masyarakat Kabupaten Trenggalek. Diklat ini dibuka secara resmi oleh Bupati Trenggalek, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT pada hari Jumat, 15 Oktober 2010 dan dihadiri oleh Kepala Badan Diklat Propinsi Jawa Timur dan Kepala SKPD se-Kabupaten Trenggalek.

Menurut Ketua Panitia Pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV angkatan 314, Dra. Maryati, MM dalam laporannya menyatakan bahwa Diklat tersebut dilaksanakan mulai tanggal 15 Oktober 2010 sampai dengan 22 Nopember 2010 dan diikuti oleh 35 orang peserta dari Pejabat eselon IV lingkup Pemkab Trenggalek. 

Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek mengucapkan terimakasih kepada Badan Diklat Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan kesempatan kepada Pemerintah kabupaten Trenggalek melalui Kantor Diklat Aparatur dan Masyarakat Kab. Trenggalek untuk menyelenggarakan diklat Kepemimpinan tersebut dalam bentuk pola kerjasama.

Bupati Trenggalek berharap, melalui pembelajaran diklat ini para peserta dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, sikap perilaku yang lebih baik dan menciptakan perubahan paradigma maupun komitmen aparatur dalam melaksanakan roda pemerintahan dan pembangunan, khususnya dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, Bupati berpesan kepada peserta diklat untuk menyiapkan mental, pikiran dan fisiknya. Memanfaatkan waktu dengan efektif agar tujuan dari diklat tersebut dapat terwujud. "Tugas kita sebagai aparatur adalah melaksanakan tugas pemerintahan dan pembanguan sebagai upaya untuk mencapai tujuan nasional sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," tuturnya.

Bupati Trenggalek membuka Upacara Pembukaan Diklat Pimp. IV

Posted: 14 Oct 2010 09:58 PM PDT

Untuk menciptakan sumber daya manusia aparatur yang memiliki kompetensi jabatan dalam penyelenggaraan Negara dan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek bekerjasama dengan Badan Diklat Propinsi Jawa Timur menyelenggarakan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV angkatan 314 bertempat di Kantor Pendidikan dan Pelatihan Aparatur dan masyarakat Kabupaten Trenggalek. Diklat ini dibuka secara resmi oleh Bupati Trenggalek, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT pada hari Jumat, 15 Oktober 2010 dan dihadiri oleh Kepala Badan Diklat Propinsi Jawa Timur dan Kepala SKPD se-Kabupaten Trenggalek.

Menurut Ketua Panitia Pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV angkatan 314, Diklat tersebut dilaksanakan mulai tanggal 15 Oktober 2010 sampai dengan 22 Nopember 2010 dan diikuti oleh 35 orang peserta dari Pejabat eselon IV lingkup Pemkab Trenggalek. 

Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek mengucapkan terimakasih kepada Badan Diklat Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan kesempatan kepada Pemerintah kabupaten Trenggalek melalui Kantor Diklat Aparatur dan Masyarakat Kab. Trenggalek untuk menyelenggarakan diklat Kepemimpinan tersebut dalam bentuk pola kerjasama.

Bupati Trenggalek berharap, melalui pembelajaran diklat ini para peserta dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, sikap perilaku yang lebih baik dan menciptakan perubahan paradigma maupun komitmen aparatur dalam melaksanakan roda pemerintahan dan pembangunan, khususnya dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, Bupati berpesan kepada peserta diklat untuk menyiapkan mental, pikiran dan fisiknya. Memanfaatkan waktu dengan efektif agar tujuan dari diklat tersebut dapat terwujud. "Tugas kita sebagai aparatur adalah melaksanakan tugas pemerintahan dan pembanguan sebagai upaya untuk mencapai tujuan nasional sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," tuturnya.

Launching Perdana BBM Non Subsidi Jenis Pertamax

Posted: 14 Oct 2010 09:52 PM PDT



Sebagai tindak lanjut atas penerapan peraturan Pemerintah tentang pembatasan distribusi kuota BBM bersubsidi jenis Premium, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui SPBU milik Pemkab Trenggalek melakukan launching perdana BBM non subsidi jenis Pertamax, Jumat, 15 Oktober 2010. 
Menurut keterangan perwakilan dari Pertamina Wilayah pemasaran Madiun, Anthon Dima W, peluncuran produk BBM non subsidi jenis Pertamax ini merupakan yang pertama di wilayah Trenggalek. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen Pertamina khususnya Pemkab Trenggalek untuk menyediakan pasokan BBM yang cukup bagi masyarakat, seiring dengan pembatasan distribusi BBM subsidi jenis Premium di seluruh SPBU.   Sedangkan dari segi harga, BBN non subsidi menurut Anthon Dima W, per 15 Oktober adalah 6800 dan BBM jenis Pertamina seharga 4500.
Menandai peluncuran Pertamax secara resmi di SPBU tersebut, Drs. Hermanto selaku Direktur SPBU serta Ir. Suprapto, MM selaku bidang pemasaran melakukan pengisian BBM non subsidi jenis Pertamax tersebut untuk mpertama kalinya.

BUPATI TRENGGALEK MEMBUKA BAZAR UMKM DI KEC. GANDUSARI

Posted: 12 Oct 2010 08:13 PM PDT

Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-65 Provinsi Jawa Timur tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Koperasi, Industri, Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Dinas Koperindag Tamben) mengadakan Bazar UMKM pada 12 Oktober sampai dengan 14 Oktober 2010 bertempat di depan Balai Desa Sukorejo Kec. Gandusari. 


Menurut Kepala Dinas Koperindag Tamben selaku Ketua Pelaksana Pembukaan Bazar UMKM, Drs. Djoko Rusianto, M.Si, Bazar UMKM kali ini diikuti oleh 50 UMKM di Kabupaten Trenggalek. Dengan bazar UMKM ini diharapkan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan rumah tangga dengan harga yang relative murah tetapi tidak merugikan para pengusaha UMKM, lanjut Drs. Djoko Rusianto, M.Si.

Dalam sambutannya Bupati Trenggalek, Dr. IR. H. Mulyadi WR, MMT menyatakan bahwa dalam usianya yang ke-65 prestasi yang diukir oleh Provinsi Jawa Timur sangat luar biasa. Hal Ini dapat menjadi pemicu Kabupaten Trenggalek untuk mengukir prestasi di berbagai bidang. Melihat usia Trenggalek yang jauh lebih tua yaitu 816 tahun.

Kepada Dinas Koperindag Tamben Bupati meminta agar terus meningkatkan pembinaan kepada para pengusaha UMKM. Sedangkan kepada legislative, Bupati mengharapkan dukungannya berupa alokasi dana untuk pembinaan UMKM tersebut. Selanjutnya Bupati berpesan agar para Pengusaha UMKM terus menjaga kualitas barang dagangannya. Dengan demikian, dapat terus bersaing dengan pasar yang lebih besar dan modern di luar sana.

Bazar UMKM tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Trenggalek beserta Ibu dan dihadiri oleh Wakil Bupati Trenggalek beserta Ibu, Ketua DPRD Kab. Trenggalek beserta Ibu, Anggota Forum Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah, Kepala SKPD lingkup Pemkab Trenggalek dan Camat serta Kepala Desa se-Kec. Gandusari.

PELANTIKAN DAN WISUDA ANGKATAN IX AKADEMI KEPERAWATAN TRENGGALEK

Posted: 12 Oct 2010 07:43 PM PDT


Selasa 12 oktober 2010, Akademi Keperawatan (AKPER) Trenggalek menggelar wisuda angkatan IX AKPER bertempat di Gedung Serba Guna Hotel Hayam Wuruk Trenggalek. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Trenggalek, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Anggota FORPIMDA Kabupaten Trenggalek, Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek serta Direktur Akademi Keperawatan Trenggalek.
Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT mengucapkan selamat kepada 143 wisudawan yang telah berhasil lulus menyelesaikan pendidikan tepat pada waktunya. Wisuda kali ini, selain meluluskan mahasiswa program reguler juga memwisuda mahasiswa program khusus D III Keperawatan yang berasal dari tenaga kesehatan perawat yang telah bertugas di Puskesmas maupun Rumah Sakit.
Kepada para wisudawan, Bupati mengharapkan untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh sesuai degan kode etik profesi serta tetap belajar ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi. "Karena dengan belajar saudara akan meningkatkan kemampuan dan ketrampilan selaras dengan kemajuan dan kebutuhan masyarakat"ungkap Bupati.
Di akhir sambutannya,Bupati mengucapkan terimakasih atas perjuangan para Dosen dan seluruh Civitas Akademika terkait dengan keberhasilan akper Trenggalek dalam mengelola pendidikan keperawatan.

Pertemuan Bupati Dengan IKAT ( Ikatan Keluarga Asal Trenggalek)

Posted: 12 Oct 2010 12:21 AM PDT

Sehari sebelum diselenggarakannya Pagelaran aneka tari, lawak dan musik campursari duta seni dari Kabupaten Trenggalek dan Halal Bihalal IKAT ( Ikatan Keluarga Asal Trenggalek) Se-Jakarta, Jawa Barat dan Banten pada Sabtu, 9 Oktober 2010 dilaksanakan pertemuan warga yang bernaung dalam wadah IKAT bertempat di lantai dua Gedung Pewayangan Komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Pertemuan yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek serta Kepala SKPD lingkup pemkab Trenggalek merupakan forum komunikasi guna memperlancar dan mencari solusi atas kendala pembangunan di Trenggalek. 

Dalam sambutannya yang turut disaksikan oleh Ketua IKAT, Dr.Ir. G. Suprayitno, Bupati Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT mengungkapkan beberapa point penting terkait tentang pembangunan di Kabupaten Trenggalek yang pelaksanaannya diharapkan bisa direalisasikan bersama IKAT. Pertama, Bupati Trenggalek meminta anggota IKAT yang memiliki jaringan luas untuk ikut serta mengkomunikasikan masalah Pembangunan Bendungan Tugu yang anggarannya didapat dari pusat dan dana pendampingan dari Pemda supaya segera bisa terealisasikan.

Kemudian, Bupati berharap pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) yang menurut target dari Gubernur Jawa Timur mampu diselesaikan paska 2013 dapat diwujudkan dengan kerjasama seluruh anggota IKAT dan Pemkab. Selain itu, untuk meningkatkan eksplorasi pemanfaatan sektor pariwisata di Kabupaten Trenggalek, Bupati meminta IKAT untuk mencarikan investor yang tertarik untuk menggarap. Yang tak kalah pentingnya, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT mengharapkan IKAT untuk berpartisipasi dalam pembangunan Masjid Agung Baiturrahman .

PERGELARAN KESENIAN TRENGGALEK DI TMII JAKARTA

Posted: 12 Oct 2010 12:18 AM PDT


Guna memperkenalkan dan mempromosikan potensi daerah, seni budaya, kerajinan, industri dan pariwisata yang dimilikinya, pada hari Minggu, 10 Oktober 2010, Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapatkan jadwal kegiatan pergelaran seni budaya dan pameran kerajinan, industri dan pariwisata Trenggalek di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Pergelaran kesenian ini dihadiri oleh Anggota Muspida Trenggalek, Pimpinan DPRD Kab. Trenggalek, Kepala SKPD se-Kabupaten Trenggalek, Anggota IKAT yang berada di wilayah Jabodetabek, Wakil Menteri PU Dr. Ir. Hermanto Dardak, M.Si dan Pengunjung TMII.

Selain pergelaran seni karawitan, tari dan campursari, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya (Dinas Poraparibud) juga mengadakan gelar pameran produk unggulan dan kerajinan. Kesenian yang ditampilkan dalam kesempatan tersebut adalah Langen Sekar Srampatan, Lawak, Tari Teleng Kencono, Tari Turonggoyakso dan Langen Beksan Tayub. 

Dalam sambutannya Bupati Trenggalek, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT berpesan agar sample produk unggulan yang telah dibawa agar ditinggal di Anjungan Jawa Timur TMII beserta kartunama pengrajinnya. Dengan demikian, diharapkan pengunjung dapat mengenal produk-produk asal Trenggalek dan dapat memesannya langsung kepada pengrajin dalam kartu nama tersebut bila diperlukan.

Kepada Anggota IKAT, Bupati meminta bantuannya untuk mengupayakan percepatan pembangunan di kabupaten Trenggalek. Terutama untuk merealisasikan bendungan Pucanganak, JLS, dan mencarikan investor yang bonafit untuk pariwisata serta konsultan yang bonafif untuk memotret keberadaan barang tambang di Kabupaten Trenggalek yang belum terdeteksi secara menyeluruh.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Trenggalek mengungkapkan obsesinya yaitu ingin menjadikan kota Trenggalek yang kecil itu menjadi Kota Kecil yang cantik dan menarik.

2 (Dua) Siswa Berprestasi Asal Trenggalek Raih Beasiswa

Posted: 11 Oct 2010 10:04 PM PDT







Walaupun dalam keterbatasan, ternyata tidak menyurutkan semangat Candra Nunus Andayani dan Alif Tohari, santri Yayasan Al – Ikhlas Pondok Pesantren Hidayatullah Trenggalek untuk menorehkan prestasi.  Siswa berprestasi asal Trenggalek ini berhasil menembus ketatnya persaingan untuk masuk menjadi mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri Favorit, Candra Nunus Andayani (19) telah diterima di jurusan Kedokteran Hewan UGM Yogyakarta melalui jalur UM UGM.  Sedangkan Alif Thohari(22) telah menyelesaikan pendidikannya di Akademi Pimpinan perusahaan (APP) Kementrian Perindustrian Jakarta.
Candra Nunus Andayani putra dari pasangan Parni(70) dan Katini (60) ini sejak SMA sudah terbilang sebagai siswa berprestasi. Selama  masih tercatat sebagai pelajar di SMA 1 Trenggalek, Candra aktif mengikuti berbagai Olimpiade salah satunya Olimpiade Kebumian bertaraf Nasional maupun Internasional. Anak ke 6 dari 6 bersaudara ini merupakan jebolan dari SMP 1 Pule. Selama menempuh pendidikannya di perguruan Tinggi, Candra akan mendapatkan beasiswa penuh dari BIDIK MISI. Beasiswa dari Kementerian Pendidikan Nasional ini memang khusus diperuntukkan bagi siswa yang berprestasi dan merupakan calon mahasiswa yang potensial yang tidak dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi karena berasal dari keluarga kurang mampu. Sedangkan untuk biaya praktikum serta biaya hidup, Candra yang kedua orang tuanya berprofesi sebagai buruh tani ini masih mengalami kesulitan. Pemkab Trenggalek melalui Disnakertransos, hingga saat ini memberikan bantuan sandang pangan sebesar 0,4 ons kepada Yayasan Al Ikhlas.
Sementara itu, Alif Tohari(22) yang sudah menyelesaikan jenjang pendidikan D3-nya di APP Kementerian Perindustrian ini juga tergolong siswa berprestasi. Jebolan SMPN 1 Bendungan serta SMKN 1 Muhammadiyah, walaupun dalam keterbatasan juga tak mengendorkan semangatnya untuk terus menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Untuk 2 tahun ke depan mulai Januari tahun 2011, putra pertama dari 2 bersaudara pasangan Misri dan Sugito ini akan mengabdikan dirinya di Kementrian Perindustrian.
Terkait dengan hal tersebut, Pemkab Trenggalek melalui Disnakertransos membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi Warga Trenggalek untuk menjadi orang tua asuh bagi siswa-siswa berprestasi dan berpotensi tetapi terkendala dengan biaya pendidikan yang tersebar di berbagai Yayasan - yayasan di Kabupaten Trenggalek.

UPACARA PERINGATAN HARI JADI KE-65 PROVINSI JAWA TIMUR DI TRENGGALEK

Posted: 11 Oct 2010 09:10 PM PDT

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-65 Propinsi Jawa Timur Tahun 2010, Pemerintah Kabupaten menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari jadi ke-65 Propinsi Jawa Timur pada hari Selasa, 12 Oktober 2010 bertempat di Halaman Pendopo Kabupaten Trenggalek. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Trenggalek, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT dan diikuti oleh karyawan karyawati Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan siswa-siswi SMP dan SMA di Trenggalek.

Peringatan Hari jadi Provinsi Jawa Timur kali ini mengambil tema "Dengan Semangat Hari jadi ke-65 Provinsi Jawa Timur, Mari Kita Kurangi Kemiskinan, Pengangguran dan Berikan kemudahan Investasi Menuju Jawa Timur Makmur dan Berakhlak Mulia". Tema tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu semangat untuk mewujudkan cita-cita bersama menuju Jawa Timur Makmur. Demikian diantaranya disampaikan Bupati Trenggalek dalam amanatnya.


Selanjutnya, Bupati Trenggalek mengatakan bahwa tanggal 19 Agustus 1945, R.M.T. Soerjo yang saat itu menjabat sebagai Residen Bojonegoro ditetapkan sebagai Gubernur Jawa Timur Pertama dan tanggal 12 Oktober 1945 adalah tanggal dimana Gubernur Jawa Timur Pertama mulai menjalankan tugasnya sebagai Gubernur. Momentum tanggal 12 Oktober 1945 inilah yang kemudian disepakati sebagai Hari Jadi Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu pula diserahkan sertifikat ISO 9001-2008 kepada Kepala Kantor Perijinan dan Penanaman Modal, Ir. Sri Sulistyani oleh Bupati Trenggalek. Sebelum Upacara dimulai juga dipertunjukkan kreasi marching band dari SMPN 1 Trenggalek.

Bupati Hadiri Halal Bihalal Keluarga Besar Korpri TNI/Polri dan Tokoh Masyarakat se- Kecamatan Bendungan

Posted: 08 Oct 2010 09:13 PM PDT

Di hari kedua menjabat, Bupati terpilih periode masa jabatan 2010-2015, Dr. Ir, H. Mulyadi, WR, MMT melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan  Bendungan. Bertempat di Balai Desa Sumurup, Bupati dan Wakil Bupati beserta Ibu diterima secara resmi oleh Camat Bendungan, Drs. Habib Solehudin. 

Acara yang mengambil tema Halal Bihalal Keluarga Besar Korpri TNI/Polri dan Tokoh Masyarakat se- Kecamatan Bendungan diadakan untuk mempererat kebersamaan  dan persatuan serta sebagai wahana komunikasi unsur masyarakat Bendungan. Halal Bihalal tersebut juga sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi. Dihadiri oleh sekitar 780 orang, acara tersebut juga dimanfaatkan sebagai media penyampaian aspirasi masyarakat. 

Melalui juru bicara selaku Ketua Panitia yaitu Kades Sumurup, Budiono disampaikan beberapa point tentang aspirasi masyarakat Bendungan. Pertama, Masyarakat Bendungan mengharapkan pelayanan publik seperti pembuatan KTP, akta serta KK untuk pengurusannya cukup dilakukan di Kecamatan saja.  Selanjutnya, point kedua, masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten untuk melakukan pembinaan kepada PNS di wilayah Bendungan, sehingga penyakit kudis dan kurap bisa terminimalisir.  "Kudis kepanjangan dari kurang disiplin, sedangkan kurap yaitu kurang rapi."Demikian ungkap Kades Sumurup, Budiono. 

Masyarakat Bendungan juga menyampaikan tentang pembangunan infrastruktur yaitu pembuatan Jalan Sumurup-Sengon, Jembatan  Suren Lor serta Jalan Masaran-Dawuhan  untuk segera digarap dan diselesaikan.  Kemudian, masyarakat mengharapkan Pemkab  untuk memanfaatkan potensi wisata Gua yang ada di desa Sumurup misalnya dilengkapi dengan kolam renang.
Bupati terpilih masa jabatan 2010-2015 dalam sambutannya terkait dengan aspirasi yang disampaikan oleh Masyarakat Bendungan meminta masyarakat untuk memahami bahwa masyarakat yang menyampaikan aspirasi sangat banyak sedangkan dana yang tersedia sangat terbatas. Oleh karena itu akan dilakukan skala prioritas terhadap hal-hal yang perlu didahulukan penanganannya.  Selain itu, terkait dengan penentuan kebijakan juga memerlukan pemikiran logis dan komunikasi dengan pihak legislatif. Bupati dalam hal ini meminta masyarakat untuk melakukan komunikasi dengan pihak legislatif  yang ada di Kecamatan Bendungan. 

Sementara itu, terkait dengan skala prioritas, Dr. Ir, H. Mulyadi, WR memberikan contoh untuk masa pemerintahannya 5 tahun lalu Bupati  melakukan stressing untuk peningkatan SDM sebagai contohnya adalah pembangunan SLTP 2 Bendungan serta SMA 1 Bendungan. Bupati terpilih bersama Wakil Bupati terpilih juga mengunjungi lokasi yang kemungkinan akan dibangun  kolam ronang yang terletak di dekat SMA 1  Bendungan. Sebelumnya, usai halal bihalal juga disampaikan tausyiah oleh K.H Imam Ma'ruf dari Gandusari kepada 780 orang yang hadir.

Bupati Hadiri Halal Bihalal Keluarga Besar Korpri TNI/Polri dan Tokoh Masyarakat se- Kecamatan Bendungan

Posted: 06 Oct 2010 01:39 AM PDT



Di hari kedua menjabat, Bupati terpilih periode masa jabatan 2010-2015, Dr. Ir, H. Mulyadi, WR, MMT melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan  Bendungan. Bertempat di Balai Desa Sumurup, Bupati dan Wakil Bupati beserta Ibu diterima secara resmi oleh Camat Bendungan, Drs. Habib Solehudin. 

Acara yang mengambil tema Halal Bihalal Keluarga Besar Korpri TNI/Polri dan Tokoh Masyarakat se- Kecamatan Bendungan diadakan untuk mempererat kebersamaan  dan persatuan serta sebagai wahana komunikasi unsur masyarakat Bendungan. Halal Bihalal tersebut juga sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi. Dihadiri oleh sekitar 780 orang, acara tersebut juga dimanfaatkan sebagai media penyampaian aspirasi masyarakat. 

Melalui juru bicara selaku Ketua Panitia yaitu Kades Sumurup, Budiono disampaikan beberapa point tentang aspirasi masyarakat Bendungan. Pertama, Masyarakat Bendungan mengharapkan pelayanan publik seperti pembuatan KTP, akta serta KK untuk pengurusannya cukup dilakukan di Kecamatan saja.  Selanjutnya, point kedua, masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten untuk melakukan pembinaan kepada PNS di wilayah Bendungan, sehingga penyakit kudis dan kurap bisa terminimalisir.  "Kudis kepanjangan dari kurang disiplin, sedangkan kurap yaitu kurang rapi."Demikian ungkap Kades Sumurup, Budiono. 

Masyarakat Bendungan juga menyampaikan tentang pembangunan infrastruktur yaitu pembuatan Jalan Sumurup-Sengon, Jembatan  Suren Lor serta Jalan Masaran-Dawuhan  untuk segera digarap dan diselesaikan.  Kemudian, masyarakat mengharapkan Pemkab  untuk memanfaatkan potensi wisata Gua yang ada di desa Sumurup misalnya dilengkapi dengan kolam renang.
Bupati terpilih masa jabatan 2010-2015 dalam sambutannya terkait dengan aspirasi yang disampaikan oleh Masyarakat Bendungan meminta masyarakat untuk memahami bahwa masyarakat yang menyampaikan aspirasi sangat banyak sedangkan dana yang tersedia sangat terbatas. Oleh karena itu akan dilakukan skala prioritas terhadap hal-hal yang perlu didahulukan penanganannya.  Selain itu, terkait dengan penentuan kebijakan juga memerlukan pemikiran logis dan komunikasi dengan pihak legislatif. Bupati dalam hal ini meminta masyarakat untuk melakukan komunikasi dengan pihak legislatif  yang ada di Kecamatan Bendungan. 

Sementara itu, terkait dengan skala prioritas, Dr. Ir, H. Mulyadi, WR memberikan contoh untuk masa pemerintahannya 5 tahun lalu Bupati  melakukan stressing untuk peningkatan SDM sebagai contohnya adalah pembangunan SLTP 2 Bendungan serta SMA 1 Bendungan. Bupati terpilih bersama Wakil Bupati terpilih juga mengunjungi lokasi yang kemungkinan akan dibangun  kolam ronang yang terletak di dekat SMA 1  Bendungan. Sebelumnya, usai halal bihalal juga disampaikan tausyiah oleh K.H Imam Ma'ruf dari Gandusari kepada 780 orang yang hadir.

Bupati Terpilih Masa Jabatan 2010-2015 Pimpin Apel PNS

Posted: 05 Oct 2010 09:18 PM PDT

Apel pagi PNS lingkup Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD serta DPPKAD Kabupaten Trenggalek tidak seperti biasanya. Pasalnya, Bupati terpilih periode masa jabatan 2010 – 2015, Dr. Ir, H. Mulyadi, WR., MMT  ikut serta  bertindak sebagai pembina apel pada Selasa, 5 Oktober 2010 bertempat di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek.  Apel tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati terpilih periode masa jabatan 2010-2015, Sekretaris Daerah serta Kepala Bagian Setda, Sekwan serta DPPKAD.

Dr. Ir, H. Mulyadi, WR., MMT selaku Pembina Apel menghimbau kepada jajaran PNS untuk meningkatkan disiplin diri guna menunjang peningkatan kinerja. " Negara Jepang sukses bukan karena SDMnya pintar-pintar tapi karena mereka memiliki disiplin yang tinggi" paparnya. Untuk itu, guna peningkatan disiplin Bupati terpilih masa jabatan 2010 – 2015 mengingatkan para abdi Negara untuk tidak takut kepada pejabat, tetapi takut pada aturan yang berlaku.
 
Di hari pertama menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih masa jabatan 2010-2015, Dr. Ir. H. Mulyadi, WR., MMT  dan Kholiq, S.H, M.Si  usai mengikuti apel PNS , bersama Sekretaris Daerah, Ir. Cipto Wiyono, M.Si langsung  melakukan sidak ke semua Bagian di Sekretariat Daerah.  Selanjutnya, bersama seluruh Kepala SKPD, staf ahli serta camat se-Trenggalek Bupati terpilih mengadakan Rapat staf bertempat di Bhawarasa.

Dalam rapat staf tersebut, Bupati terpilih masa jabatan 2010-2015 mengungkapkan akan lebih memperdayakan staf ahli Bupati. Oleh karenanya Bupati akan mengusahakan alokasi APBD untuk staf ahli yang nantinya diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mengadakan penelitian.  Selain itu, Bupati juga berjanji akan memperkuat fungsi Asisten untuk mengkoordinir semua SKPD sehingga sistemnya mampu dimaksimalkan dibawah komando Asisten.

Untuk Dispendukcapil dan instansi terkait , Bupati mengharapkan  pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Akta kelahiran bisa dilakukan di Kecamatan masing-masing.  Selanjutnya, Dr. Ir. H. Mulyadi, WR., MMT juga melakukan evaluasi tentang proses perijinan oleh KPPM untuk lebih disederhanakan birokrasinya  dibawah pembinaan Asisten Ekonomi Pembangunan.

Foto- Foto Prosesi Kenal Pisah Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Periode Masa Jabatan 2010-2015

Posted: 05 Oct 2010 09:07 PM PDT

Kunjungan Kerja Pansus III DPRD Probolinggo

Posted: 05 Oct 2010 01:40 AM PDT

Kunjungan Kerja Pansus III DPRD Probolinggo

Posted: 05 Oct 2010 01:40 AM PDT

Bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, Kunjungan Kerja (Kunker) Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Probolinggo diterima secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek Dr. Ubaidillah, M. Kes, Selasa, 5 Oktober 2010. Turut hadir dalam kesempatan tersebut anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek.

Kunjungan rombongan Pansus III yang dipimpin oleh Ahmad Badawi selaku Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo tersebut terkait dengan pembahasan raperda pelayanan di bidang kesehatan yang tengah digodok oleh DPRD Kabupaten Probolinggo.

Dalam sambutannya, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, Dr. Ubaidillah mengucapkan selamat datang kepada rombongan Pansus III di Kabupaten Trenggalek. Selain itu juga dipaparkan tentang Peta Potensi Kabupaten Trenggalek.
Masih dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten probolinggo menyampaikan bahwa alasan melakukan studi banding ke Kabupaten Trenggalek karena dirasa raperda retribusi pelayanan kesehatan di Kabupaten Trenggalek cukup baik

Foto - Foto Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek 2010-2015

Posted: 04 Oct 2010 02:01 AM PDT

Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Masa Jabatan 2010-2015 Dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo
Ketua TP PKK Trenggalek, Ny. Peny Mulyadi Saat Menandatangani Berita Acara Pelantikan
Helikopter yang Membawa Gubenur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo beserta Istri
Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo beserta Istri Tiba di Trenggalek


Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kab. Trenggalek dengan Agenda
Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek
Masa Jabatan 2010 - 2015 oleh Gubenur Jawa Timur


Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Saat Pengambilan Sumpah Jabatan


Mantan Bupati Trenggalek, H. Soeharto Memberikan Ucapan Selamat Kepada Bupati Terpilih, Dr. Ir, H. Mulyadi, WR., MMT

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Ny. Nina Soekarwo Melantik Ketua TP PKK Kab. Trenggalek, Ny. Peny Mulyadi



Sambutan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo
Usai Melantik Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek

Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua Tim Penggerak PKK dan Pengukuhan Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek Periode 2010-2015

Posted: 04 Oct 2010 01:42 AM PDT




Bertempat di Pendopo Kabupaten Trenggalek Senin, 4 Oktober 2010 telah berlangsung acara pelantikan dan serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak PKK dan pengukuhan Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek untuk periode 2010-2015. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Jawa Timur, Ketua Tim Penggerak PKK Periode 2005-2010, Ketua Tim Penggerak PKK periode 2010-2015, Sekretaris Daerah serta Kepala SKPD se-Kabupaten Trenggalek.  
 

Dalam sambutannya, Bupati terpilih periode 2010-2015, DR. Ir. Mulyadi WR, MMT mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada Ketua dan Wakil Ketua TP PKK periode 2005-2010, Ny. Wahyu P Soeharto dan Ny. Mahsun Ismail.  Dan kepada Ketua TP PKK periode 2010-2015, diharapkan mampu membantu mewujudkan visi Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek terpilih masa jabatan 2010-2015 yakni perubahan menuju terwujudnya Masyarakat Trenggalek yang sejahtera dan berakhlak.  Demikian ungkap Bupati terpilih periode masa jabatan 2010-2015 saat membuka acara pelantikan dan serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak PKK dan pengukuhan Ketua Dekrasanada Kabupaten Trenggalek untuk periode 2010-2015.
   
Sehingga dalam melaksanakan beberapa programnya, TP PKK dan Program Dekranasda nantinya bisa seiring dengan visi dan misi Bupati terpilih, pembangunan pro rakyat yaitu pembangunan yang berpihak kepada kepentingan rakyat, dirancang dan dilaksanakan dengan melibatkan rakyat dan memperhatikan pro poor atau pro orang miskin.
   
Tak kalah pentingnya, Bupati terpilih berharap 10 program pokok PKK harus memperhatikan isu-isu strategis antara lain memberikan pelayanan yang terbaik kepada publik, pendidikan kaum wanita, kesehatan Ibu dan anak serta lingkungan hidup.  
 
Diakhir sambutannya Bupati terpilih masa jabatan 2010-2015, menghimbau Ibu Ketua Dekranasda yang baru untuk terus menjalin kerjasama yang lebih intensif dengan SKPD terkait dan semua pihak yang memberi andil dalam menggerakkan roda perekonomian regional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para perajin dan usahawan kecil.
 
Selanjutnya, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Ny. Nina Soekarwo dalam paparannya mengharapkan PKK kedepan mampu berperan aktif memberikan pendampingan dan advokasi kepada Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang mengadu nasibnya ke Luar Negeri. Menurutnya, hal itu akan mendukung usaha Pemerintah Provinsi Jawa Timur yakni untuk 2013 nantinya bidang kerja TKW tidak ada lagi yang menjadi Pembantu Rumah Tangga (PRT).    
              
Menyoroti tentang pertumbuhan penduduk di Indonesia khususnya Provinsi Jawa Timur yang cukup mengkhawatirkan, PKK diharapkan mampu merevitalisasi program KB dan Posyandu. Selain itu, terkait dengan pembinaan keluarga sejahtera tentang pensosialisasian  kegiatan menabung, PKK dihimbau untuk ikut andil mengajari Ibu-Ibu menabung mengingat  di provinsi juga ada program koperasi wanita.  Ny. Nina Soekarwo juga mengharapkan PKK untuk ikut serta mensukseskan program belajar 9 tahun. Pasalnya, untuk Kabupaten Trenggalek pelajar SD yang melanjutkan ke tingkat SLTP masih 83%, sedangkan sisanya yaitu 17 % belum mampu melanjutkan ke jenjang SLTP. Untuk Program Dekranasda, Ketua TP PKK Provinsi tersebut meminta Dekranasda mampu membuka lapangan kerja baru melalui kerajinan.

PELANTIKAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI TRENGGALEK 2010 – 2015

Posted: 04 Oct 2010 01:22 AM PDT

Setelah Helikopter yang membawa Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo beserta Ibu mendarat di Lapangan Sumbergedong, Trenggalek, Gubernur  beserta Ibu istirahat sejenak di Peringgitan Pendopo Kabupaten Trenggalek. Di Pendopo Gubernur disambut oleh Bupati Trenggalek, Soeharto serta anggota Forum Pinmpinan Daerah lainnya serta Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilantik, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT  dan Kholiq, SH, M.Si.. Kemudian Gubernur bersama Bupati Trenggalek dan rombongan lainnya menuju  Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek  untuk menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Trenggalek dengan agenda Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek masa bhakti  2010 – 2015, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT dan Kholiq, SH, M.Si pada hari Senin, 4 Oktober 2010. Sidang Paripurna Istimewa yang tidak mengambil keputusan tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, S. Akbar Abas, SE, MM

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo mengucapkan terima kasih kepada H, Soeharto dan Mahsun Ismail, S.Ag, MM selaku Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek masa  bhakti  2005-2010 atas prestasi yang telah dicapai. Prestasi tersebut adalah buah dari kerja keras keduanya yang didukung oleh seluruh masyarakat kabupaten Trenggalek tentunya. Dr. H. Soekarwo juga mengucapkan selamat kepada Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT dan Kholiq, SH, M.Si yang telah terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek masa jabatan 2010-2015. 

Gubernur Jawa Timur menyampaikan, demi berjalannya percepatan pembangunan daerah yang didukung oleh seluruh masyarakat dalam suasana kondusif, maka visi dan misi serta program dari Bupati/Wakil Bupati terpilih dapat sinergi dengan visi dan misi Gubernur tahun 2009-2014. Selanjutnya Gubernur Jawa Timur berharap agar dalam menjalankan roda pemerintahan senantiasa mengutamakan azas manfaat bagi rakyat, yang dikerjakan dengan benar, benar secara administrasi kepemerintahan dan benar menurut norma hukum positif yang berlaku.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Trenggalek, Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek 2005-2010, Forum Pimpinan Daerah, Bupati dan Walikota tetangga [Bupati Ponorogo,  Bupati Tulungagung, Walikota Blitar serta Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan]  Para Pejabat Sipil maupun TNI, POLRI, Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat, pimpinan Partai Politik, Orgnaisasi Pemuda dam Organisasi Kemasyarakatan, Ketua dan Anggota KPU Kab. Trenggalek, Ketua dan Anggota PANWAS Kab. Trenggalek.
Rapat Paripurna Istimewa usai, Gubernur beserta Ibu, Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR, MMT beserta Ibu dan  para Kepala SKPD berpindah ke Pendopo Kabupaten Trenggalek untuk menyaksikan Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek  dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah [Dekrakranasda] Kabupaten Trenggalek, Ny. Peny Sugiharti Mulyadi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur yang sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Ny. Nina Soekarwo.#

Bupati Resmikan RSUD dr. Soedomo Trenggalek Sebagai BLUD

Posted: 30 Sep 2010 12:37 AM PDT

Peresmian RSUD dr. Soedomo sebagai BLUD oleh
Bupati Trenggalek
Dalam rangka melaksanakan amanat UU No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, yang menyebutkan bahwa rumah sakit yang didirikan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah, pengelolaannya harus berbentuk Badan Layanan Umum (BLU) atau BLUD, Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam hal ini RSUD dr. Soedomo Trenggalek, sejak bulan Juli 2009 telah mempersiapkan diri agar bisa melakukan perubahan status dari RSUD menjadi BLUD. Demikian dikemukakan dr. Agus Harijono, Sp. Pd, Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek dalam laporannya yang disampaikan pada acara Peresmian RSUD dr. Soedomo Trenggalek menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSU dr. Seodomo Trenggalek, Kamis 30 September 2010 bertempat di RSUD dr. Seodomo Trenggalek. 
 
Sebagai langkah awal dari proses ini, lanjut beliau, pada Juli 2009 RSUD dr. Soedomo Trenggalek mengajukan permohonan pendampingan penyusunan dokumen administrasi yang meliputi tata kelola, rencana strategis belanja, standar pelayanan minimal dan laporan keuangan kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKB) Provinsi Jawa Timur dan pada Agustus 2010, permohonan disetujui. Setelah hampir satu tahun, tepatnya pada bulan Juni 2010, Tim Penilai dan Tim Teknis yang ditetapkan oleh Bupati Trenggalek melakukan penilaian terhadap persyaratan substantif, teknis dan administratif sebagai rekomendasi penetapan status BLUD kepada Bupati Trenggalek. Akhirnya pada 21 Juni 2010 Bupati Trenggalek melalui Keputusan Bupati Trenggalek Nomor : 188.45/518/406.013/2010 menetapkan RSUD dr. Soedomo Trenggalek sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSU dr. Soedomo Trenggalek. Sampai saat ini di Provinsi Jawa Timur sendiri sudah terdapat 14 RSUD dengan status BLUD penuh termasuk RSUD dr. Soedomo Trenggalek, 5 RSUD masih dalam kategori BLUD bertahap, 11 RSUD masih dalam proses dan 18 RSUD belum memulai proses menjadi BLUD
 
Sementara itu, Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut berpartisipasi baik berupa pikiran, tenaga maupun biaya, mulai dari proses persiapan hingga ditetapkannya RSUD dr. Soedomo Trenggalek sebagai BLUD. Dan berkat partisipasi tersebut, RSUD dr. Soedomo Trenggalek bisa menjadi pioneer bagi instansi pemerintah lain di Kabupaten Trenggalek sebagai BLUD. Dengan ditetapkannya RSUD dr. Seodomo Trenggalek menjadi BLUD maka RSUD dr. Soedomo Trenggalek memiliki sejumlah fleksibilitas yang menjadi pembeda dengan SKPD lain yang belum menjadi BLUD, yakni : pendapatan bisa langsung disetor ke kas BLUD bukan ke kas daerah, untuk anggaran belanja ada ambang batas tersendiri yang ditetapkan dalam Rancangan Bisnis Anggaran (RBA) sehingga ada flexible budget, utang piutang diperbolehkan dengan persetujuan dari Kepala Daerah, boleh melakukan investasi dengan persetujuan Kepala Daerah, diperbolehkan melakukan kerjasama dengan pihak ketiga, dalam hal pengadaan barang/jasa boleh tidak mengikuti Keppres 80/2003 selama anggaran berasal dari pendapatan non APBD/APBN, dalam hal pengelolaan barang diperbolehkan menghapus aset tidak tetap, untuk rekruitmen pegawai bisa dari unsur PNS maupun non PNS, setelah BLUD dimungkinkan adanya dewan pengawas, untuk remunerasi disesuaikan dengan tanggung jawab dan profesionalisme, setelah BLUD untuk besarnya tarif cukup ditetapkan dengan peraturan Kepala Daerah dan untuk laporan keuangan secara administratif tentunya ada perbedaan dengan SKPD lain yang belum menjadi BLUD. 
Namun, lebih jauh Bupati juga mengingatkan bahwa perjalanan sebagai BLUD tentunya tidak berhenti sampai pada persemian ini saja, konsekuensi dari ditetapkannya RSUD dr. Soedomo Trenggalek sebagai BLUD dengan status penuh dan 12 (dua belas) fleksibilitas yang telah diberikan adalah memenuhi tuntutan untuk mencapai kinerja keuangan dan kinerja pelayanan yang baik. Selain itu, Bupati juga mengharapkan BLUD ini bisa menjadi inspirasi maupun motivasi bagi SKPD maupun unit SKPD lain utamanya yang bergerak pada pelayanan publik agar segera menyusul untuk menerapkan pola BLUD dengan komitmen utama meningkatkan kinerja keuangan dan kinerja pelayanan sehingga bisa memberikan kepuasan bagi semua pihak, demikian pungkas Bupati. 

Menandai diresmikannya RSUD dr. Seodomo Trenggalek menjadi BLUD, Bupati Trenggalek berkenan menandatangani Prasasti Peresmian untuk selanjutnya dilakukan pengguntingan pita oleh Ny. Wahyu P. Soeharto dan peninjauan BLUD RSU dr. Soedomo Trenggalek oleh Bupati beserta Muspida dan undangan lainnya.(#)

Pemantapan Calon Transmigran Poso oleh Bupati

Posted: 30 Sep 2010 12:08 AM PDT


Bertempat di Aula PKK,pemantapan calon Transmigran Poso digelar selasa, 30 September 2010. Acara yang diselenggarakan guna memberikan pemantapan kepada 15 KK calon Transmigran asal Bendungan dan Pule ini dihadiri oleh Bupati Trenggalek, Kepala Dinas tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial ( Disnakertransos)  serta anggota Komisi IV DPRD Trenggalek.
Ir. Surya Atmaja selaku Ketua Pelaksana memaparkan bahwasanya dari 25 KK Transmigran dari seluruh Jawa Timur, Trenggalek mendapatkan jatah sebanyak 15 KK sedangkan sisanya berasal dari Kabupaten Tulungagung. Menurut Kepala Disnakertransos tersebut November nanti Transmigran akan diberangkatkan ke Poso.
Sementara itu, Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyatakan bahwa kekhawatiran warga tentang kondisi keamanan Poso tidak perlu dipertanyakan lagi. H. Suharto menjamin kondisi Poso saat ini sangat kondusif dan secara geografis sangat subur dan mendukung untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga. Hal ini disaksikan sendiri oleh Bupati ketika meninjau lokasi Transimgrasi desa Watuawu,lokasi Rotoambu, Selasa, 21 September 2010.
Dilokasi itu sendiri sudah ada 300  Kepala Keluarga (KK) dan tersedia fasilitas umum seperti sekolah dan segera akan dibangun PLTA yang memanfaatkan Danau Poso II.  Bupati juga menyampaikan Pemkab akan memberikan bantuan 1000 bibit kakao serta  mendapatkan jaminan hidup oleh pemerintah pusat selama setahun berupa beras, minyak dan kebutuhan pokok lainnya.
Di akhir paparannya Bupati berpesan kepada para calon Transmigran untuk rajin, bekerja keras dan memiliki semangat tinggi untuk mengubah lahan transmigrasi menjadi lahan potensi. 

Paguyuban Perangkat Desa se-Trenggalek (PPDT) Konfirmasi Ke DPRD

Posted: 26 Sep 2010 11:27 PM PDT

Puluhan anggota paguyuban perangkat desa se-Trenggalek (PPDT), kembali melakukan konfirmasi kepada pimpinan DPRD Trenggalek untuk menanyakan dana padat karya, Senin, 27 September 2010 bertempat di Gedung DPRD Trenggalek. Aksi ini merupakan aksi lanjutan yang telah dilaksanakan pada Rabu, 22 September 2010 yang lalu.

Perangkat desa itu sedianya ingin menemui Ketua DPRD, Akbar Abbas untuk meminta penjelasan tentang dana Padat Karya sebesar 60 juta yang hanya dicairkan sebesar 25 juta. Namun dikarenakan pimpinan DPRD  tengah menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan 10 Ranperda, maka Sukarti, anggota DPRD mencoba menjadi penengah aksi perangkat desa. Politikus dari Fraksi PDI Perjuangan  meminta perangkat desa untuk bersabar karena pimpinan DPRD sedang tidak berada di tempat.

Dana padat karya diberikan untuk pembangunan infrastruktur di pedesaan. Dikarenakan pemberian dana tersebut berbenturan dengan mekanisme pengadaan barang dan jasa, maka penyaluran dana tersebut diberikan dalam bentuk Bantuan Langsung Masyarakat sebesar 25 juta per desa.

Himbauan Kepala BKD tentang Pengangkatan CPNS Tahun 2010

Posted: 26 Sep 2010 07:14 PM PDT


Sehubungan dengan adanya rumor/ berita tentang Pengangkatan Menjadi CPNS/ PNS dari jalur umum yang berkembang di tengah masyarakat dan bahkan ada beberapa orang yang terkena penipuan, maka Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyatakan bahwa seleksi untuk penerimaan Calon PNS Tahun 2010 lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan disebarluaskan secara resmi melalui papan pengumuman dan media massa.  Lebih lanjut dikatakan, sampai saat ini belum ada Penerimaan Calon PNS Tahun 2010 lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek. 
                Apabila ada oknum yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Trenggalek ataupun BKN yang menjelaskan dapat membantu meloloskan/ menjanjikan bisa diangkat menjadi CPNS atau PNS dengan imbalan tertentu, itu merupakan upaya penipuan. Demikian seperti dinyatakan oleh Drs. I Gede Siama, M. Si. Tak kalah pentingnya, Ia menghimbau masyarakat segera melaporkan kepada pihak yang berwajib atau konfirmasi langsung ke Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Trenggalek Jl. Brigjend Soetran No.11 Trenggalek Telp. 0355-797184.

Himbauan Kepala BKD tentang Pengangkatan CPNS Tahun 2010

Posted: 26 Sep 2010 07:14 PM PDT


Sehubungan dengan adanya rumor/ berita tentang Pengangkatan Menjadi CPNS/ PNS dari jalur umum yang berkembang di tengah masyarakat dan bahkan ada beberapa orang yang terkena penipuan, maka Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyatakan bahwa seleksi untuk penerimaan Calon PNS Tahun 2010 lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan disebarluaskan secara resmi melalui papan pengumuman dan media massa.  Lebih lanjut dikatakan, sampai saat ini belum ada Penerimaan Calon PNS Tahun 2010 lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek. 
Apabila ada oknum yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Trenggalek ataupun BKN yang menjelaskan dapat membantu meloloskan/ menjanjikan bisa diangkat menjadi CPNS atau PNS dengan imbalan tertentu, itu merupakan upaya penipuan. Demikian seperti dinyatakan oleh Drs. I Gede Siama, M. Si. Tak kalah pentingnya, Ia menghimbau masyarakat segera melaporkan kepada pihak yang berwajib atau konfirmasi langsung ke Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Trenggalek Jl. Brigjend Soetran No.11 Trenggalek Telp. 0355-797184.

PEMKAB TRENGGALEK SALURKAN BANTUAN KEPADA KORBAN BENCANA BANJIR

Posted: 22 Sep 2010 08:01 PM PDT

Pemerintah Kabupaten Trenggalek tidak tinggal diam atas bencana banjir yang menerjang tiga desa di Kecamatan Watulimo pada tanggal 15 September dan 20 September 2010 yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan dikirimnya bantuan secara bertahap oleh Pemerintah KabupatenTrenggalek melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Dinas Nakertransos).

Pada tanggal 16 September 2010 Dinas Nakertransos mengirimkan bantuan sembako kepada 950 KK 3542 jiwa di desa Prigi Kecamatan Watulimo sebanyak 10 ton beras,100 dos mi instan dan 240 liter minyak goreng. 

Sedangkan untuk desa Tasikmadu telah dikirim bantuan berupa 10,2 ton beras dan 92 dos mi instan kepada 920 kk 3643 jiwa dan untuk desa Margomulyo juga telah dikirim bantuan berupa 3 kw beras dan 14 liter minyak goreng kepada 28 KK 105 jiwa pada tanggal 21 September 2010

Kemudian untuk mensuplay kekurangan air bersih yang terjadi karena kerusakan saluran PDAM, pada tanggal 23 September 2010 telah dikirim 30 tangki air bersih. Dan terhadap sumur gali yang airnya tercemar oleh banjir diadakan kaporitasi oleh dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek agar air sumur dapat segera digunakan kembali. Puskesmas setempat juga mengadakan pengobatan gratis kepada korban bencana banjir di tiga desa tersebut.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga mengirimkan eksavator atau alat berat untuk membersihkan material yang menghambat aliran sungai yang berada di bawah jembatan. Selain itu, untuk mengatasi putusnya 2 jembatan yang berada di desa Margomulyo dan desa Sawahan akan dibangun jembatan darurat.
Perlu diketahui juga untuk kerugian material akibat banjir yang terjadi di tiga desa tersebut setelah dihitung tidak kurang dari 3M diluar infrastruktur.